Alasan Memilih Situs Statis

Situs statis bukan langkah mundur. Ia adalah hasil dari menganggap serius performa dan kesederhanaan.

Redaksi

1 menit baca

Laptop dan secangkir kopi di atas meja kayu

Ada ironi kecil dalam sejarah web: awalnya statis, lalu menjadi dinamis, dan sekarang perlahan kembali ke statis. Tetapi situs statis hari ini bukan lagi halaman HTML yang diketik manual seperti tahun 1998. Ia dihasilkan, dioptimalkan, lalu disajikan dari jaringan edge dalam hitungan milidetik.

Janji server-side rendering untuk semua hal memang menarik: konten dinamis, personalisasi, data real time. Namun sebagian besar situs tidak membutuhkan semua itu hampir di setiap waktu. Sebuah tulisan blog tidak perlu dirender ulang pada setiap permintaan.

Argumen performa

File statis yang disajikan dari CDN adalah bentuk tercepat yang bisa diberikan web. Tidak ada cold start, tidak ada query database, tidak ada beban rendering di server. Waktu respons pertamanya pada dasarnya hanya latensi jaringan ke edge terdekat.

Interaktivitas secukupnya

Ketika perilaku dinamis benar-benar dibutuhkan, tambahkan secara presisi. Sebuah pulau interaktif di tengah lautan HTML statis. Dapat yang terbaik dari keduanya, tanpa harus membayar biaya keduanya setiap saat.

Diskusi

Belum ada komentar

Baca Juga

Semua tulisan